Polres Kulonprogo Amankan Pelaku Pembacokan

Polres Kulonprogo Amankan Pelaku Pembacokan

Polres Kulonprogo pada hari Senin (9/12/2019) lalu berhasil mengamankan AK pelaku pembacokan di tempat persembunyiannya di wilayah Gamping setelah melakukan aksi pembacokan di Siluwok, Tawangsari, Pengasih pada hari Minggu (8/12/2019) petang. Hal ini disampaikan langsung oleh Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, AKP Sujarwo, saat pelaksanaan konferensi pers di Mapolres Kulonprogo, Kamis (12/12/2019).

“Pada hari Senin (9/12/2019) lalu kami berhasil mengamankan AK warga Pengasih yang mana pada hari sebelumnya Minggu melakukan aksi pembacokan terhadap suami dari mantan istri pelaku, Sukardiyono (45) warga Purworejo di daerah Siliwok. Akibat dari aksi tersebut, Sukardiyono mendapatkan luka sabetan golok pada bagian kepala sebelah kiri dan jari tangan kanannya”, ujar AKP Sujarwo.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo menambahkan bila kasus ini ditangani pihaknya setelah istri korban melapor kepada polisi. Aksi kekerasan ini sendiri dilakukan AK lantaran kesal dengan perlakuan Sukardiyono yang dianggap kerap mengancamnya.

“Kronologi pembacokan tersebut berawal saat Sukardiyono bersama dengan anak dan istrinya mendatangi rumah kontrakan pelaku untuk meminta data atau berkas guna pengurusan beasiswa anak korban. Sesampainya di rumah pelaku, terjadilah perselisihan cekcok mulut antara korban dan pelaku. Karena sudah terselimut emosi, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah untuk mengambil sebilah parang, dan dengan parang tersebut pelaku melakukan penganiayaan dengan membacok kepala daripada korban,” tambah AKP Sujarwo.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti termasuk sebilah parang atau golok yang digunakan pelaku untuk membacok korban. Pelaku mengatakan, tindakan pembacokan itu dilakukan karena merasa emosi saat korban berada dalam pengaruh alkohol. Korban sempat melakukan pengancaman dengan menarik kaos pelaku dan berucap akan mendatangi pelaku dengan membawa massa. Merasa nyawanya terancam, akhirnya pelaku membacok korban.

“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang kekerasan. Pelaku bakal diganjar dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.” Pungkas AKP Sujarwo.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply