Polsek Wates

KAPOLSEK WATES

KOMPOL GUNARDI TEJAMURTI, S.H., M.H.

A. TRI GATRA

1. Geografi

a. Letak Daerah Daerah Kecamatan Wates terletak dibagian selatan kabupaten Kulon Progo, sebelah barat Kecamatan Temon, sebelah Utara Kecamatan Pengasih, sebelah timur Kecamatan Panjatan dan sebelah selatan Samudera Indonesia. Sedangkan Desa Wates merupakan ibu kota Kabupaten Kulon Progo dan Kantor Kecamatan / Muspika berada di Desa Bendungan.

b. Luas Daerah Kecamatan wates 32.012,390 Ha terdiri dari : Tanah sawah : 11.458,505 Ha Tanah Pekarangan : 13.408,042 Ha Tanah Tegalan : 2.340,316 Ha Tanah lain-lain : 12,000 Ha

c. Batas-Batas Daerah Sebelah Utara : Perbatasan dengan Kecamatan Pengasih, Sebelah timur : Perbatasan dengan Kecamatan Panjatan, Sebelah : Perbatasan dengan Kecamatan Temon, Sebelah : Samudera Indonesia

d. Keadaan Medan

Bagian selatan merupakan daerah pantai yang landai dan keadaan tanahnya merupakan tanah pasir yang sebagian lahan dipergunakan untuk pertanian lahan pasir dan peternakan serta terdapat penambangan pasir besi oleh PT. Jogja Magasa Iron (JMI) di Desa Karangwuni.

2. Demografi

a. Jumlah penduduk di wilayah Kecamatan Wates sampai dengan saat ini berjumlah 49256 jiwa, dengan rincian laki-laki 24542 jiwa, perempuan 24714 jiwa dan jumlah KK 16.177

b. Kepadatan penduduk per kilometer sebanyak 643 jiwa, bentuk permukaan dan kawasan dibagian utara daerah Kecamatan Wates merupakan kawasan pertokoan dan sebagian lahan persawahan dibagian timur merupakan kawasan pegunungan yang terletak di Desa Giripeni, bagian barat merupakan dataran rendah dan merupakan lahan pertanian yang subur, bila musim penghujan tergenang air, bagian selatan merupakan daerah pantai dengan kondisi tanah pasir yang dapat ditanami / diberdaya gunakan untuk tanaman cabe, semangka, palawija, juga merupakan lahan peternakan dan penambangan pasir besi di Desa Karangwuni dan dibagian tengah merupakan kawasan dataran rendah yang subur untuk lahan pertanian dan pemukiman.

c. Daerah aliran sungai (DAS) Wilayah Kecamatan Wates terdapat Sungai Serang yang melintasi semua desa di wilayah Kecamatan Wates yang bermuara di Samudera Indonesia.

d. Jalan raya, terdapat jalur utama / jalan Nasional IV sepanjang lebih kurang 12 kilometer yang melintas desa Giripeni, Wates, Triharjo dan Sogan dengan kondisi baik. jalan daerah / jalan Kabupaten sepanjang lebih kurang 120 kilometer yang melewati desa-desa di kecamatan Wates dengan kondisi jalan cukup baik.

e. Pelabuhan udara Wilayah Kecamatan Wates tidak terdapat pelabuhan udara

f. Pelabuhan laut Wilayah Kecamatan Wates terdapat pelabuhan Tanjung Adikarta dimuara Sungai Serang di Desa Karangwuni yang sampai dengan saat ini masih dalam tahap pembangunan infrastruktur.

g. Sawah / Ladang / Perkebunan / Pekarangan Tanaman pangan meliputi komoditas padi, palawija serta hortikultura.Yang termasuk tanaman palawija yaitu komoditas jagung, ketela pohon, ketela rambat, kacang tanah, kacang kedelai serta kacang hijau. Tanaman hortikultura meliputi buah buahan, 4 sayur – sayuran, tanaman obat, serta tanaman hias. Di wilayah kecamatan wates Kab. Kulonprogo, produksi palawija didominasi oleh komoditas ketela pohon jagung kedelai serta kacang tanah. Sedangkan tanaman palawija lainnya produksinya relatif kecil yaitu ketela rambat dan kacang hijau. Komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Kecamatan Wates Kab. Kulonprogo dan menghasilkan produksi yang cukup besar adalah tanaman cabe besar dan bawang merah.

h. Iklim dan Cuaca Diwilayah Kecamatan Wates Kabupaten Kulonprogo mempunyai iklim tropis hal itu sesuai dengan kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dilewati oleh garis khatulistiwa dengan musim penghujan antara bulan Septembar s/d Maret dan musim kemarau antara bulan April s/d Agustus.

Musim Kemarau Musim kemarau merupakan salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan produksi seperti jagung, melon, semangka dan cabe. Salah satu faktor yang erat hubungannya dalam keberhasilan menetukan produksi ialah curah hujan, hari hujan , temperature dan lain sebagainya.

Musim Penghujan Musim penghujan telah kembali seperti awalnya di mana di wilayah kecamatan wates Kab Kulonprogo pada bulan November curah hujan mulai tinggi. Dari BMG Yogyakarta di peroleh informasi bahwa hujan akan berhenti pada bulan Maret tahun berikutnya.

Musim Pancaroba Musim pancaroba adalah masa peralihan antara musim kemarau ke musim penghujan dan sebaliknya.Beberapa penyebab panca roba dan kegagalan terhadap produksi di karenakan letak dan kondisi kecamatan wates Kab Kulonprogo dengan keadaan tanah merupakan dataran rendah maupun pantai sehingga berdasarkan keadaan tersebut maka wilayah Kab Kulonprogo musim panca roba terjadi pada bulan Oktober dan Februari.

Cuaca Dalam musim penghujan dapat mengakibatkan bencana banjir terutama di daerah sepanjang aliran Sungai serang yang melintasi wilayah kecamatan wates. Suhu udara di wilayah kecamatan wates Kab Kulonprogo berkisar antara 20º C s/d 37º C.

i. Drainase / Irigasi Sumber utama air irigasi di Kabupaten Kulonprogo berasal dari Sungai Progo dan Sungai Serang dan sebagian kecil mendapatkan suplesi dari Waduk Sermo. Air irigasi didapatkan dari Sungai Progo melalui Intake Kalibawang di Kec. Kalibawang untuk Kulonprogo.

j. Jaringan Jalan Kereta Api di sebagian wilayah Kecamatan Wates Kab. Kulonprogo terdapat wilayah yang di lewati jalur Kereta Api. Adapun wilayah tersebut ialah Kelurahan Wates dengan panjang + 2 Km.

k. Mata Air Kebutuhan air bersih untuk masyarakat kecamatan wates Kabupaten Kulonprogo dipenuhi dari sumber air tanah (sumur gali, sumur bor), air permukaan (sungai, waduk) dan mata air.Secara keseluruhan, rata-rata kedalaman air tanah berkisar antara 2-15 meter di bawah permukaan tanah. Penyediaan air bersih untuk masyarakat di perkotaan Wates dan di beberapa ibukota kecamatan (perkotaan) dilayani oleh PDAM dengan menggunakan sumber air yang berasal dari mata air Clereng (Pengasih), Waduk Sermo dan sumber air dalam. Selain PDAM, di perdesaan pelayanan air bersih dikelola oleh kelompok masyarakat dengan memanfaatkan sumber air yang ada dengan cara dialirkan melalui perpipaan, meskipun debitnya kecil. Secara umum di wilayah kecamatan Wates Kabupaten Kulonprogo kondisi air tanah dalamnya relatif baik. Air permukaan yang dapat dimanfaatkan adalah Sungai Serang.