Polsek Nanggulan

KAPOLSEK NANGGULAN
KOMPOL ARDI HARTANA, S.H, M.H, M.M.

PROFILE

A. SEJARAH

Sebelum Perang Diponegoro di daerah Negaragung, termasuk di dalamnya wilayah Kulon Progo, belum ada pejabat pemerintahan yang menjabat di daerah sebagai penguasa. Pada waktu itu roda pemerintahan dijalankan oleh pepatih dalem yang berkedudukan di Ngayogyakarta Hadiningrat.

Setelah Perang Diponegoro 1825-1830 di wilayah Kulon Progo sekarang yang masuk wilayah Kasultanan terbentuk empat kabupaten yaitu 1 Masing-masing kabupaten tersebut dipimpin oleh seorang tumenggung, Menurut buku Prodjo Kejawen pada tahun 1912, yang meliputi Kabupaten Pengasih, Kabupaten Sentolo, Kabupaten Nanggulan dan Kabupaten Kalibawang, yang digabung menjadi 1 (satu) dan diberi nama Kabupaten Kulon Progo, dengan ibukota di Pengasih, Bupati pertama dijabat oleh Raden Tumenggung Poerbowinoto.

Dalam perjalanannya, sejak 16 Februari 1927 Kabupaten Kulon Progo dibagi atas 2 (dua) kawedanan dengan delapan kapanewon, sedangkan ibukotanya dipindahkan ke Sentolo. Dua kawedanan tersebut adalah :

  1. Kawedanan Pengasih yang meliputi Kapanewon Lendah, Sentolo, Pengasih Kokap/Sermo.
  2. Kawedanan Nanggulan meliputi Kapanewon Watumurah/Girimulyo, Kalibawang dan Samigaluh.

Pada tahun 1951 Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Adikarto digabung menjadi satu menjadi Kabupaten Kulon Progo dan status Kapanewon Nanggulan berubah menjadi Kecamatan Nanggulan.

Kapanewon Nanggulan memiliki luas wilayah 3.960,67 ha (39,61 km2) terdiri dari 6 desa yang terbagi menjadi 61 pedukuhan, 129 rukun warga (RW) dan 385 rukun tetangga (RT). Kecamatan Nanggulan merupakan salah satu dari 5 Kecamatan yang wilayahnya mempunyai daerah perbukitan. Di kapanewon Nanggulan terdapat berbagai budaya yang dapat di temukan diantaranya seni tari, jathilan, pembuatan kain batik tulis maupun batik cap.

Wilayah administratib Kapanewon Nanggulan terdiri dari 6 (enam) desa Luas dataran masing-masing Kalurahan yaitu:

  1. Banyuroto luas (7,91 km2)
  2. Donomulyo luas (9,70 km2)
  3. Wijimulyo luas(6,06 km2),
  4. Tanjungharjo luas (5,85 km2)
  5. Jatisarono luas (4,98 km2)
  6. Kembang luas (5,11 km2)

Berdasarkan Peraturan Bupati No. 85 tahun 2019 Tentang Kedudukan, Susunan organisasi, tugas, fungsi, dan tata kerja Kapanewon dan Kalurahan, Setelah dilantik tanggal 2 Januari 2020 sebutan Kecamatan berubah menjadi Kapanewon.

B. UMUM

1. Perkembangan jaman yang sangat cepat, dapat mempengaruhi situasi dan kondisi stabilitas kamtibmas suatu wilayah, sehingga menuntut profesionasilme kerja bagi setiap anggota Polri, Khususnya anggota Polsek Nanggulan dalam mewujudkan dan menjaga situasi dan menjaga stabilitas kamtibmas.

2. Intelijen memegang peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan tugas operasional dan manejemen Polri. Peranan tersebut dapat dilaksanakan apabila intelijen mampu menjalankan fungsinya secara maksaimal antara lain sebagai :

  • a. Pemberi peringatan dini (early warning) bagi pimpinan untuk pengambilan keputusan dan kebijaksanaan.
  • b. Pencipta kondisi secara tertutup bagi kepentingan pelaksanaan tugas pokok Polri.
  • c. Pengamanan kebijaksanaan yang telah /sedang/akan dilaksanakan dan pelaksanaan dari kebijakan pimpinan.

3. Polsek sebagai satuan kewilayahan polri terdepan dalam rangka pembinaan kamtibmas yang mempunyai nilai yang sangat strategis sebagai ujung tombak dalam mengemban Fungsi Intelijen yaitu sebagai basis deteksi dalam rangka mengantisipasi situasi dan kondisi yang begitu cepat berubah sehingga Polsek diharapkan mampu mendeteksi sejak dini, mengidentifikasi segala masalah yang ada di masyarakat dan dapat memberikan peringatan dini kepada pimpinan.

II. MATERI

A. LETAK DAERAH

Wilayah hukum Polsek Nanggulan terletak antara 30 derajat garis bujur timur dan 70 derajat garis lintang selatan dengan suhu panas 20′ s/d 32′ C.

B. LUAS DAERAH

Luas Wilayah Hukum Polsek Nanggulan adalah 3.960,67 ha ( 39,61 Km2) yang dibagi menjadi 6 (enam) Desa terdiri dari 61 (enam puluh satu) Pedukuhan, 127 (seratus duapuluh tujuh) Rw dan 386 (tiga ratus delapan puluh enam) Rt.

C. BATAS-BATAS DAERAH

Wilayah Hukum Polsek Nanggulan berbatasan antara lain: Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Kalibawang, Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Girimulyo, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Sentolo, Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Sleman.

D. KEADAAN MEDAN

1. KEADAAN PANTAI

Wilayah Hukum Polsek Nanggulan tidak terdapat adanya Pantai.

2. BENTUK PERMUKAAN/KAWASAN

a. Dibagian Utara adalah wilayah Desa Kembang, merupakan daerah datar, tanahnya subur dan terdapat pengairan irigasi tehnis dari bendungan / selokan Kalibawang (Sungai Progo) serta telah terjangkau penerangan listrik negara dari PLN.

b. Dibagian Barat merupakan bagian yang paling tinggi tanahnya berbukit dan tandus hanya sebagian kecil yang dapat dijadikan persawahan dan keanyakan hanya bisa ditanami polowijo, ini terdapat di wilayah Desa Tanjungharjo, Desa banyuroto dan Desa Donomulyo dan semua sudah terjangkau penerangan listrik negara dari PLN.

c. Di bagian selatan merupakan dataran rendah dan tanahnya banyak bebatuan / wadas putih sebagian sudah terjangkau irigasi dari bendungan / Selokan Kalibawang (sungai progo) dan sudah terjangkau peserangan listrik dari PLN.

d. Dibagian timur merupakan daerah rendah tanahnya subur karena terdapat / dilalui pengairan irigasi tehnis dari endungan / selokan Kalibawang (sungai progo) yang tanahnya banyak menjadi lahan persawahan dan perikanan yang terdapat di wilayah Desa Jatisarono, Desa Wijimulyo, dan semua Desa sudah terjangkau aliran listrik negara PLN.

3. DAERAH ALIRAN SUNGAI

Aliran sungai yang mengalir di wilayah hukum Polsek Nanggulan adalah Sungai Progo yang terletak di sebelah timur wilayah hukum Polsek Nanggulan yang dibendung diwilayah Kalibawang hingga airnya melewati wilayah Nanggulan sehingga dapat untuk mengairi diwilayah Polsek Nanggulan. Sedangkan Sungai Cepuri sebagai tempat pembuangan aliran air yang membelah Desa Jatisarono, Desa Tanjungharjo dan Desa Wijimulyo tang ermuara ke sungai Progo di Dusun Setan (Sudu) Desa Wijimulyo.

4. JARINGAN JALAN RAYA

Di Wilayah Hukum Polsek Nanggulan sudah terdapat jalur jalan raya yang sudah beraspal bagus terdiri dari jalan utama Sentolo Kalibawang yang melalui Desa Wijimulyo, Desa Jatisarono, dan Desa Kembang dari arah Selatan ke Utara, sedangkan dari arah timur ke barat jalan raya Sleman Girimulyo yang melewati Desa Kembang dan juga dari arah Selatan Pengasih Girimulyo yang melewati Desa Donomulyo, Desa Banyuroto dan Desa Tanjungharjo. Semua jalan utamadalam keadaaan baik dan beraspal.

5. PELABUHAN UDARA

Di wilayah Hukum Polsek Nanggulan tidak terdapat adanya Pelabuhan Udara.

6. PELABUHAN LAUT

Di wilayah Hukum Polsek Nanggulan tidak terdapat adanya Pelabuhan Laut.

PETA WILAYAH

https://www.google.com/maps/place/Polsek+Nanggulan/@-7.7675098,110.1651684,12z/data=!4m6!3m5!1s0x2e7af9900000000b:0xc8c42f47772a6b15!8m2!3d-7.7770477!4d110.2122558!16s%2Fg%2F1pzrr9l2w?hl=id

VISI DAN MISI

STRUKTUR ORGANISASI