Kapolres Kulonprogo Sebagai Pemateri Dalam Sarasehan Komunikasi Sosial Kodim 0731 Kulonprogo

Kapolres Kulonprogo Sebagai Pemateri Dalam Sarasehan Komunikasi Sosial Kodim 0731 Kulonprogo

 

Kulonprogo – Rabu (28/04/2018) Kapolres Kulonprogo menghadiri sekaligus sebagai pemateri dalam Sarasehan Komunikasi Sosial Kodim 0731 Kulonprogo yang bertempat di Aula Makodim 0731 Kulonprogo. Hadir dalam acara sarasehan tersebut dandim 0731 Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta Organisasi Pemuda.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Kulonprogo  AKBP Anggara Nasution ,S.H.,S.I.k., M.M.yang juga sebagai pemateri memaparkan tentanng bahaya penyalahgunaan narkotika dan pergaulan bebas . Menurut UU Narkotika No 35 Tahun 2009, narkotika di definisikan sebagai zat atau obat yang berasal dari  tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Jenis Narkotika yang sering disalahgunakan adalah morfin, heroin (putauw), petidin, termasuk ganja atau kanabis, mariyuana, hashis dan kokain.

Heroin murni berbentuk bubuk putih sedangkan heroin tidak murni berwarna putih keabuan (street heroin). Zat ini sangat mudah menembus otak sehingga bereaksi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri. Umumnya digunakan dengan cara disuntik atau dihisap.Timbul rasa kesibukan yang sangat cepat/rushing sensastion (± 30-60 detik) diikuti rasa menyenangkan seperti mimpi yang penuh kedamaian dan kepuasan atau ketenangan hati (euforia). Ingin selalu menyendiri untuk menikmatinya.Denyut nadi melambat.Tekanan darah menurun.Otot-otot menjadi lemas/relaks.Diafragma mata (pupil) mengecil (pin point).mengurangi bahkan menghilangkan kepercayaan diri.Membentuk dunia sendiri (dissosial) : tidak bersahabat.Penyimpangan perilaku : berbohong, menipu, mencuri, kriminal.Ketergantungan dapat terjadi dalam beberapa hari.Efek samping timbul kesulitan dorongan seksual, kesulitan membuang hajat besar, jantung berdebar-debar, kemerahan dan gatal di sekitar hidung, timbul gangguan kebiasaan tidur.

Ganja atau kanabis Berasal dari tanaman kanabis sativa dan kanabis indica. Pada tanaman ini terkandung 3 zat utama yaitu tetrahidrokanabinol, kanabinol dan kanabidiol. Cara penggunaannya dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok.Denyut jantung atau nadi lebih cepat.Mulut dan tenggorokan kering.Merasa lebih santai, banyak bicara dan bergembira.Sulit mengingat sesuatu kejadian.Kesulitan kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi.Kadang-kadang menjadi agresif bahkan kekerasan.Bilamana pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala, mual yang berkepanjangan, rasa letih/capek.Gangguan kebiasaan tidur.Sensitif dan gelisah.Berkeringat,Berfantasi dan Selera makan bertambah.

Kokain asam berupa kristal putih, rasa sedikit pahit dan lebih mudah larut dibanding bentuk basa bebas yang tidak berbau dan rasanya pahit. Nama jalanan kadang disebut koka, coke, happy dust, snow, charlie, srepet, salju, putih. Disalahgunakan dengan cara menghirup yaitu membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas permukaan kaca dan benda yang mempunyai permukaan datar. Kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot atau gulungan kertas. Cara lain adalah dibakar bersama tembakau yang sering disebut cocopuff. Menghirup kokain berisiko luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam.Menimbulkan keriangan, kegembiraan yang berlebihan (ecstasy).Hasutan (agitasi), kegelisahan, kewaspadaan dan dorongan seks.Penggunaan jangka panjang mengurangi berat badan.Timbul masalah kulit.Kejang-kejang, kesulitan bernafas.Sering mengeluarkan dahak atau lendir.Merokok kokain merusak paru (emfisema).Memperlambat pencernaan dan menutupi selera makan.Paranoid,Merasa seperti ada kutu yang merambat di atas kulit (cocaine bugs),Gangguan penglihatan (snow light),Kebingungan (konfusi),Bicara seperti menelan (slurred speech).

Halusinogen adalah berbentuk seperti berbentuk seperempat perangko dengan banyak warna dan gambar kertas  efek dimana si pemakai berhalusinasi tinggi dan kuat. Ia berada dalam alamnya sendiri dengan bermacam halusinasinya. Seperti, melihat sosok benda atau hal yang sebetulnya tidak nyata. Merasakan perubahan benda-benda disekitarnya. Melayang, terbang, berjalan-jalan dan lain sebagainya.

 

Kapolres Kulonprogo juga meminta bila di desa ada hal hal yang mencurigakan berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba agar masyarakat dapat melaporkan ke Bhabinkamtibmas, Bhabinsa maupun ke kantor Kepolisian terdekat.

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply