Terjadi Tanah Longsor Di Wilayah Banjarharjo Kalibawang

Terjadi Tanah Longsor Di Wilayah Banjarharjo Kalibawang

 

Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter di Pedukuhan Gerpule, Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang amblas pada Sabtu (03/02/2018) kemarin. Retakan tanah berbentuk tapal kuda ini amblas sedalam 25 meter dan beresiko menyebabkan longsor susulan.

Salah seorang warga, Jemadi (53) menuturkan bahwa retakan tersebut telah muncul sejak dua tahun lalu. Namun retakan tersebut mulai menunjukkan pergerakan yang signifikan sejak November 2017 lalu. Rumah Jemadi yang berada tepat di atas retakan tanah pun akhirnya terpaksa direlokasi ke tempat yang lebih aman.

“Kejadiannya setalah hujan deras, ada suara gemuruh keras sekali. Saat itu saya bersama seorang penjual pete berada di lokasi dan langsung lari menuju ke tempat yang aman,” ungkap Jemadi, Minggu (04/02/2018).

Diceritakan olehnya, ketika material tanah longsor, sempat keluar uap dan air dari dalam tanah. Sejumlah pohon durian dan kelapa pun ikut ambruk akibat kejadian ini.

“Rumah saya sudah dipindah sejak dua bulan lalu karena takut. Saat ini ada 3 rumah warga yang terancam karena retakan tanah yang amblas,” sambung Jemadi.

Adapun rumah warga yang terancam yakni milik Widodo (53), milik Sugeng Raharjo (54) serta Ngatinem (75). Hingga saat ini, seluruh warga terdampak masih berharap bantuan dari pemerintah untuk mengupayakan batuan serta relokasi bagi rumah mereka.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply